Oeroeg

Oeroeg.

Film pertama yang aku tonton, di televisi. Saat itu aku mungkin masih berusia 10-11 tahun. Dengan film Si Pitung, film itu sangat membekas dalam ingatanku.

Aku menonton film Oeroeg di TVRI, satu2nya stasiun tv pada saat itu. Di depan tv aku dan ibu menonton beralaskan kasur. Ingat betul saat itu. Aku sangat terpesona dengan film Oeroeg dan juga film Si Pitung. Bener2 suka. Walau saat itu aku mungkin masih kurang pemahaman tentang film. Tapi dari sanalah aku mulai menyukai film.

Bercerita tentang persahabatan anak tuan tanah Belanda dengan anak mandor Indonesia. Persahabatan yang tulus tanpa memandang perbedaan. Dan ketika mereka dipaksa bertemu kembali sebagai dua pihak yang berperang. Hmm, pelajaran menghargai perbedaan yang bagus pada masa kecilku dulu.

Ah, ternyata sekarang aku baru tahu bahwa novel itu diangkat dari sebuah novel karya Hella Haasse dan pertama kali terbit tahu 1948, dan difilmkan tahun 1993. Terima kasih Google.

Dan, saatnya berburu buku Oeroeg. Gramediaaaa, aku dataaaaaaaaanngg…

\^^/


2 Komentar

Filed under buku

2 Responses to Oeroeg

  1. Rudi SM

    Catatan singkat diatas, menarik dan jujur.
    Saya sudah menonton film ini, dan menemukan tujuan yang berbeda antara keluarga Belanda dan Oeroeg sebagai seorang yang memutuskan melawan ketidak adilan yang terjadi saat itu.

    Trims atas cerita singkat diatas

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s