Waaaaaaaaahh, lama biyanget ga cerita. Alasan klise, sibuk. Hehe..
Kabar baru yang menyenangkan. Alhamdulillah aku hamil, setelah menunggu 1,5 tahun. Sebagai pasangan yang tinggal berlainan kota, sungguh sulit mewujudkan impian mempunyai momongan. Dan ketika aku dan misua didiagnosa hanya mempunyai kemungkinan 2,5% untuk terjadi pembuahan alami, serasa ambruk duniaku. Sebagai orang medis, semua menjadi menakutkan. Tapi aku harus tetap tenang untuk menyemangati misua. Klo aku yang tau medis bingung, gmn nanti misua yang non medis. Padahal jujur, aku binguuuuung banget saat itu.
Tentu saja aku dan misua tetap berusaha dan berdoa. Dan ketika aku sampai pada tahap pasrah, disitulah aku mendapat pertolongan Tuhan. Suatu saat ketika selesai salat, aku berkata dalam doa, ” Baik, Tuhan aku sudah pasrah. Apapun yang akan Engkau berikan padaku, pasti itu yang terbaik untukku”. Tidak ada beban, tidak sedih juga. Hanya pasrah saja.
Dan ya, aku termasuk dalam golongan 2,5% kemungkinan terjadi pembuahan alami dg kondisi kami. Aku hamil. Sangat mengejutkan dan membahagiakan. Aku sangat bersyukur, walau terkadang masih terkaget-kaget dgn perubahan yg terjadi. Mual, muntah, pusing dan sebagainya. Hal biasa yang dialami ibu hamil. Pekerjaan terbengkalai, gampang capek, dan seterusnya. Hehe.. Satu yg sering aku lupa adalah kita manusia hanyalah makhluk, yang diciptakan. Dan Dia lah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Al Hadid:2)
Astaghfirullah..
Masih bukan hamba terbaikMU.
Wuiiih, Selamat ya…
matur nuwun mas Hanif..
Alhamdulillah moga lancar2 bae ya din…waras slamet calon ibu karo calon bayi ne…